Pages

Jumat, 17 Februari 2012

Belanja Grosir Termurah




Siapa sih yang tiak suka belanja? Apalagi perempuan, belanja bahkan menjadi agenda rutin bagi sebagian orang. Itu wajar dan sah-sah saja toh yang digunakan untuk belanja uang sendiri bukan? Tidak menganggu orang lain.
Meskipun begitu, anda tetap harus hati-hati dengan hobi satu ini. Jika hobi belanja anda sudah kelewat batas tidak hanya gangguan finansial yang anda dapatkan, bahkan gangguan mental pun bisa terjadi. Mereka yang kecanduan belanja ini dinamakan dengan “shopaholic” mereka memiliki hasrat belanja yang di luar batas. Ini sifatnya berkelanjutan, nafsu belanja itu akan selalu datang kapan saja tanpa bisa dikendalikan
Anda mungkin punya teman seperti ini, dan kebetulan saya sendiri punya beberapa teman dekat yang termasuk kelompok ini. Mereka tidak pernah berpikir resiko dari kebiasaan belanjanya yang sudah kebablasan. Susah juga memberitahu mereka, kalau apa yang mereka lakukan sebenarnya sudah tidak sehat lagi.
Saat belanja teman saya ini tidak peduli apakah dia butuh barang tersebut atau tidak. Ketika ia suka barang itu ia akan langsung membelinya, dan tidak peduli jika akhirnya dia harus ambil dari uang belanja dapur yang seharusnya bukan untuk belanja barang yang tidak jelas. Anehnya setelah membeli sesuatu dia tidak pernah puas dengan apa yang sudah dibelinya, malahan ia menyesal. Tapi tiak berlangsung lama, kebiasaannya belanja yang tanpa perhitungan itu akan terus berulang lagi besoknya.
Kebiasaan belanja yang berlebihan tentu saja akan mengganggu finansial anda. Karena seringkali mengeluarkan uang melebihi budget yang seharusnya. Tetapi buat seorang yang nafsu belanjanya tak terkontrol dia rela mencari pinjaman kepada orang lain untuk memenuhi hasrat belanja itu. Buat anda yang normal dan bisa mengendalikan hasrat belanja saat melihat barang bagus pasti akan katakan “waahh bagus sekali! Upsst tapi saya tak punya uang untuk membelinya” berbeda dengan orang yang candu belanja, dalam kamus hidupnya tidak akan pernah ada kata itu, yang terbayang saat melihat barang bagus adalah ”Hmm bagus! Aku harus membelinya”. Apapun cara pasti akan ia usahakan untuk memilikinya.
Perilaku belanja seperti itu mungkin harus diwaspadai. Karena jika terus menerus bisa menyebabkan masalah mental.Penyesalan yang datang setelah belanja, apalagi jika belanja dengan menggunakan kartu kredit atau uang pinjaman maka otomatis akan kelabakan untuk membayar tagihan yang datang. Selain itu seorang yang hobi belanja ini akan cenderung pintar berbohong, terutama terhadap harga barang yang dibelinya. Ia akan menyembunyikannya dari pasangan atau orang lain. Dan tidak berani menyebutkan harga sebenarnya karena tidak mau di cap boros. Terus-terusan kucing-kucingan dengan pasangan tentang kebiasaan belanja yang tak terkandali ini tentu saja nantinya bisa menjadi masalah, akhirnya rasa cemas, khawatir dan takut ketauhan bohong akan sering melanda. Kalau sudah begini apa boleh buat, hobi belanja anda malah menyiksa diri seniri dan tidak lagi menjadi kebahagiaan.
Meskipun mungkin kita banyak mendengar bahwa belanja bisa menjadi terapi untuk stres. Karena diyakini belanja mampu menghilangkan rasa sedih atau stres seseorang. Kalau sudah kebablasan akibatnya malah sebaliknya. Apalagi jika anda belanja dalam keadaan emosi sudah pasti akan mendatangkan penyesalan setelahnya. Karena apa yang dibeli saat itu belum tentu barang-barang yang benar-benar anda butuhkan.
Karena itu hati-hatilah mengontrol hobi belanja anda. Jangan ikut-ikutan, dan jangan biarkan hasrat belanja yang mengandalikan anda. Tetapi seharusnya andalah yang mengendalikan keinginan anda untuk berbelanja.
Selamat Sore


Sumber: lifestyle.kompasiana.co